genre: romantic
main cast:
BRADLEY:
Sifat:
lucu, humoris, baik, rajin, dan paling cute
SIMPSON:
Sifat:
lucu, usil, malas, suka makan, dan ganteng.
JACK:
Sifat :
pendiam, cute, suka olahraga dan menjaga penampilan.
SVEN:
Sifat :
usil, playboy, paling suka bercemin
PREPARE 1
Sinar matahari pagi telah membuat kota dan
gedung-gedung tinggi di kota inggris cerah seakan dihiasi gemerlap lampu nan
indah, semua orang telah sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing aktivitas di
kota itu telah dimulai sejak terbit nya sang fajar.
“hi bangun,
dasar kalian ini tidur seperti badak aja susah banget untuk dibangunin” keluh
Bradley yang sudah bangun dari tadi.
“eh, tunggu
dulu kata lo kami seperti badak, emang lo pernah bangunin badak tidur” celoteh
simpson yang tak mau kalah.
“ya
terserahlah gue cape, tuh makanan udah siap diatas meja” brad menunjuk meja
makan yang telah terisi oleh makanan pagi yang dibuat nya untuk ke tiga
temannya.
“hore makan” teriak simpson dan meloncat dari
tempat tidur.
“eh, lo mau
kemana simp?” cegat brad.
“ya mau
makanlah, habis mau ngapain?” simp berbicara dengan ekpresi datar.
“ mandi
dulu atau cuci muka sana jangan langsung makan dong”
“oke oke,
gue mandi tapi yang lain gimana belum pada bangun ni anak” ucap simp yang
tersadar akan dua temannya yang belum bangun.
“ya udah
bangunin apa susahnya” ucap brad yang sedang sibuk mengganti saluran televisi.
“hey lo
bedua bangun….!! Nanti makanan nya gue habisin nih” simp mulai menggeratak.
“oke bos
kami bangun” ucap sven dan jack serempak.
Di meja
makan.
“wahh… enak
banget ni makanan?” celoteh simp yang tak sabar ingin melahap habis semua makan
yang ada di meja makan.
“eits… jangan
dihabiskan dong, nanti kami makan apa?” ucap sven yang melihat simp mulai
membabi buta makanan di atas meja.
“sudah jangan
berebut, nanti gue masak lagi” ucap brad yang mencoba agar teman-teman nya
tidak berebut makanan.
“oh h iyo
kito weakeand nanto mau liboran kemono?”
“simp, kami
ga mengerti apa yang lo katakan, coba telan dulu sarapan yang ada dimulut lo
itu baru bicara?” kata sven yang tak mengerti apa yang diucapkan oleh simp.
“emmm, jadi
gini gue tadi bilang, kita weekend nanti mau kemana?”
“oh itu,
nanti deh kita bicarakan. Sekarang cepat kita habiskan makanan ini” ucap jack.
Mereka
akhrinya telah selesai sarapan dan mereka sibuk dengan kegiatan sendiri.
Seperti contohnya sven yang menghabiskan waktunya dilayar monitor laptop, jack
menonton acara televisi yang berkaitan dengan health and beauty, brad sibuk
dengan buku harry potter ditangannya, dan simp lagi keluar rumah untuk membeli
camilan untuknya sendiri.
“horee….
Akhirnya dia mau aku ajak ngedate malam ini yes..” teriak sven girang dan
membuat kedua teman nya bingung dan bertanya-tanya.
“lo lagi
ngpain sih, chat sama siapa lagi? Dasar playboy kelas kakap” gerutu jack.
“biarin gue
playboy dari pada lo yang kerjaan nya Cuma mementingkan penampilan tapi tak
punya gebetan hahahha.” Celoteh sven yang tak mau kalah.
“gue bukan
nya ga punya gebetan, tapi Cuma belum ada yang cocok.” Jack membela diri.
“kalian ini
ribut terus, bisa ga sehari aja aku ga
dengar kalian ribut” brad merasa terganggu akibat perdebatan antara jack dan
sven.
“kemana ya
si simp, tumben lama banget balik nya?.” Sven mulai mengalihkan pembicaraan.
“benar juga
kata lo sven tumben jam segini simp belum datang?” brad menimpali.
“gue
pulang..!” suara simp datang berasal dari pintu depan terdengar oleh ketiga
temannnya.
“nah itu
dia datang” jack menyadari kedatangan simp.
“ciee lagi
ngomongin gue ya.”
“idih pede
banget lo” ucap sven.
“tapi bener
kan kalian lagi ngomongin gue” celoteh simp.
“iya iya
kami ngaku kami tadilagi ngomomngin lo sama makanan yang lo bawa” brad mencoba
menggoda simp.
“hello,
makanan ini gue beli untuk gue sendiri ga bagi-bagi, enak aja.” Sesekali simp
memasukan kripik kemulutnya yang sudah penuh itu.
“emm,
ngommong-ngomong gimana tentang rencana kita buat liburan nanti”
“oke jadi
gini aku udah browsing di internet untuk mencari tempat liburan yang indah”
sven tetap terus terpaku kepada layar monitor laptop nya.
“jadi
dimana bisa dijangkau pakai mobil ga” brad nyambung pembicaran tapi tetap juga
sibuk dengan buku harry potternya.
“ya bisa
dong, kita akan ke suatu daerah yang pemandangan pantai nya sangat bagus,
pantai itu berlokasi di …….”
“wah seru
tuh aku ikut, dan pastinya makanan ku juga ikut serta” ucap simp seraya
memasukan potongan keripik terakhir kedalam mulutnya.
“buku-buku
juga boleh ikut ya” brad tak mau kalah tatapan nya masih tertuju kepada
lembaran terakhir dari novel harry potter.
“oke,
berarti lusa kita berangkat” sven menambahkan.
“oke sip”
ketiga temannya menjawab serempak.
Malam pun
tiba keempat sahabat itu pergi ke suatu mall untuk membeli perlengkapan buat
dibawa ketika weekend nanti, didalam mobil mereka sibuk memikirkan mau ke mall
mana mereka melangkah.
.