Rabu, 05 November 2014

LOVE STORY 2

“aku ingin malam ini sedikit terlihat berbeda, karena aku lagi jalan sama bidadari” aku melihat pipi cila berubah memerah oh my god dia sangat cantik mengapa aku baru sadar bahwa cila itu sangat cantik.

“justin kamu kenapa, ada yang salah dari aku, atau aku jelek”

“tidak sama sekali, kamu cantik kok .ya udah kita berangkat sekarang aja nanti kemalaman”

Didalam mobil mataku tertuju kepada wajah cila yang dari tadi tertunduk dan menggambarkan seolah ia sedang memendam sebuah perasaan yang tak bisa ia tahan lagi.

 Aku sesekali memandangi wajahnya, aku tidak bisa focus menyetir hingga akhirnya kuputuskan untuk berhenti di pinggir jalan, aku pun mulai mengatakan keheranan ku akan sifat cila.

“cil, kamu kenapa? Kamu baik-baik aja kan” aku mulai melihat butiran –butiran air kecil jatuh diatas pipi cila yang merona
.
“justin, a…ak…aku tidak enak kepada gabbie”

“kenapa, ia bukan siapa-siapa ku lagi”

“tapi…?”

“sudah berhentilah menangis jangan rusak malam minggu kita ini dengan air matamu” aku mengusap air mata cila dengan penuh kelembutan, jantung ku berdetak cepat, ada apa ini aku belum pernah merasakan ini sebelumnya apa aku jatuh cinta?

Kami pun melanjutkan perjalanan kami, menuju kesebuah caffe yang baru opening, kami memesan meja untuk dua orang kami menghabiskan waktu dengan makan dan bersenda gurau sampai kami tak sadar arloji yang melingkar dipergelangan tangan ku menunjukan pukul 20.00

“cila ini sekarang hampir larut malam ayo kita pulang”

“baik bos”

Cila memang suka bercanda hingga membuat aku  mencubit pipinya hingga memerah, ia hanya berteriak kecil.

Sekitar pukul 23.00 kami tiba dirumah cila, aku pun membuka kan nya pintu mobil seperti layaknya di film-film, aku mengantarkan nya hingga ia dibuka kan pintu oleh ibunya, tak lama kemudian wanita dengan rambut wavy berwarna blonde membuka pintu, ia memang sudah tua tapi dia masih terlihat cantik wajahnya pun sama persis seperti cila.

“cila, akhirnya kamu pulang” ungkap wanita itu setelah melihat cila pulang.

“iya mah, oh iya ini kenalkan namanya justin yang sering ku ceritakn pada mamah”

“justin tante” ternyata wanita itu adalah ibunya cila pantasan muka nya beda tipis, aku menyambut tangan ibunya dengan penuh senyuman dan keramah tamahan.

“oh ini yang namaya justin, justin cila telah bercerita banyak tentang mu, tante masuk dulu ya ada pekerjaan didalam, cila temannya dibawa masuk rumah dong masa diteras aja”

 oh my god ibunya cila sangat lembut sama seperti anaknya.

“iya mah, justin masuk yuk”

Akhirnya kami masuk  kedalam dan mengobrol diruang tengah.
“cila maukah kamu bantu aku besok?”

“bantu apa yak’s”

“melacak siapakah sebernya shaq itu”

“oke dengan senang hati, dia bilang ia berasal dari USA kan, aku bingung kok ada cowok USA berpenampilan seperti itu?”

“iya juga ya, iya terlihat seperti orang keturunan arab, tapi bukan Arabia melainkan bardford, benarkan”

“iya benar, nah kita sudah memiliki beberapa analisa untu shaq aneh itu”

Kami membuat rencana untuk melakukan penyelidikan besok , tak kusadar jam telah menunjukan pukul 24.00 sudah sekitar 1 jam aku berada di ruamh cila, aku pun berpamitan untuk pulang.
Sesampainya dirumah aku merebahkan tubuhku diatas kasur dan tak lama setelah itu aku terlelap.

Disekolah

Aku dan cila memulai penyelidikan terhadap shaq, sepulang sekolah kami membuntuti nya, ia memasuki gg sempit dan kecil kami terus mengikutinya hingga pada sampai rumah yang keliatan nya tak layak huni, kami semakin penasaran  kami melihat ia berbincang pada seorang laki-laki yang sepertinya oranng kaya.

“dari mana saja kamu, katanya pinjam sebentar tapi lama sekali setiap hari aku harus menungga dirumah jelek seperti ini hanya untuk menunggu mobilku saja”

“maafkan aku tadi macet dijalan, dan aku harus mengantarkan target ku kerumahnya”

“target-target!!, mulai besok tak ku ijinkan kamu minjam mobilku lagi”

“jangan dong, aku sangat memerlukan mobil untuk mempeerlancar misi ku ini”
“oke akan kupinjamkan asal ad syarat nya?”

“apa syarat nya”

“kau harus membagi hasil mu dengan ku”

“okelah”

“APA!! Jadi selama ini shaq adalah…. Bersambung ke love story 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar